krim natasha berbahaya

​​Mencari krim wajah, menurut aku, sama kaya jodoh. Cocok-cocokan. Ada yang cocok dengan krim wajah A, ada yang cocok dengan krim wajah B. Karena jenis wajah aku berminyak dan berjerawat, wajah aku gampang banget jerawatan. Lupa cuci muka sebelum tidur, jerawatan. Pakai makeup products terlalu lama, jerawatan. Mainan face painting, jerawatan. Menstruasi, jerawatan. Bete banget deh pokoknya ;(

Jujur aja, aku ngga berani banget beli krim wajah sembarangan, atau yang dibilang : racikan dokter, racikan farmasi. Pertama, emang tau kalo itu beneran racikan dokter? atau racikan farmasi? Kan ngga ada keterangannya. Kedua, kalo emang bener krim racikan dokter, ko bisa dijual bebas? Karena setau aku krim dokter hanya bisa didapatkan langsung dari dokter atau klinik kecantikan. Ketiga, masa krim dokter tapi ngga ada BPOM nya? eng ing eng...

Sebenernya bahan apa aja sih yang termasuk kategori bahan berbahaya didalam kosmetik? Bahan berbahaya yang terkandung didalam kosmetik diantaranya adalah merkuri, hydroquinon, asam retinoat, dan timbal. Bacaan lebih lanjut pretty ladies bisa klik disini dan disini.

Bahan-bahan biasanya bersifat non-polar atau tidak dapat larut dalam air. Sehingga pemakaian jangka panjang akan menyebabkan penumpukan pada kulit dan menyebabkan kerusakan kulit permanen.

Bahan-bahan ini juga jika masuk ke dalam tubuh kita, dapat menyebabkan berbagai macam penyakit sampai dengan kanker. Karena bahan-bahan berbahaya ini bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker), teratogenik (dapat menembus plasenta dan mengakibatkan pembentukan organ janin yang tidak sempurna dan menyebabkan bayi lahir dengan kelainan).

Merkuri, asam retinoat, hydroquinon biasanya digunakan untuk memberikan efek immediate kulit wajah yang tampak lebih putih. Jadi, jika krim wajah yang dipakai pretty ladies memberikan efek kulit wajah yang putih dalam waktu cepat, sebaiknya berhati-hati ya. Efek kulit putih yang dihasilkan oleh bahan-bahan ini bukan putih yang merona tetapi putih pucat.

Oh iya dari beberapa sumber yang aku baca, krim yang mengandung merkuri selain memberikan efek wajah yang putih, juga memberikan efek seakan-akan krim natasha berbahaya kulit menjadi halus dan pori-pori mengecil. Padahal sesungguhnya merkuri menggerus lapisan terluar kulit (epidermis) yang membuat wajah seakan halus dan pori-pori mengecil.

Untuk mengujinya apakah krim yang kita pakai mengandung merkuri atau tidak, bisa dicoba dengan mencoba dibawah matahari. Jika dibawah matahari kulit menjadi gatal, kemerahan, terasa terbakar, itu diakibatkan epidermis yang menipis sehingga tidak bisa lagi melindungi kulit kita dari sinar matahari. Serem kan?